18.2 C
London
Friday, June 14, 2024
HomeCelebritySempat Atheis, Noe Letto Putuskan Jadi Mualaf Usai Bertanya Soal Setan

Sempat Atheis, Noe Letto Putuskan Jadi Mualaf Usai Bertanya Soal Setan

Date:

Related stories

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...

Luhut ajak publik ikut awasi ormas keagamaan kelola tambang

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan...
spot_imgspot_img

Jakarta – Musisi kenamaan Noe Letto diketahui sempat memilih untuk menjadi atheis atau tidak percaya dengan kehadiran Tuhan. Namun, keputusan tersebut rupanya tidak berlangsung lama dan pada akhirnya ia mendapatkan hidayah hingga kembali memeluk agama islam. 

Noe Letto atau yang memiliki nama asli Sabrang Mowo Damar Panuluh itu adalah seorang vokalis band Letto yang berasal dari Yogyakarta. Noe Letto diketahui lahir pada 10 Juni 1979. Kiprahnya di dunia musik Tanah Air dimulai dengan penuh semangat sejak dini.  Ia terinspirasi dari berbagai genre musik dan seni pertunjukan. Noe bukan hanya mahir dalam dunia musik, tapi juga sempat memasuki dunia perfilman Indonesia dengan sukses. Menjadi seorang produser, dia sudah mengukir namanya di dunia film lewat karya yang memukau. 

Netizen Ungkap Hal Ini  Noe Letto Photo : Instagram @sinausabrangmdp Keterampilan Noe Letto dalam menyuguhkan cerita melalui layar lebar telah membawa dirinya untuk mendapatkan penghargaan serta apresiasi luar biasa dari penonton sampai kritikus. Neo Letto rupanya sempat melalui fase yang mana dia menjadi seorang atheis. 

Diketahui bahwa dia adalah seorang anak dari ulama kondang yaitu Emha Ainun Najib atau yang akrab disapa Cak Nun. Dalam pencarian makna hidup, ia sempat menolak keberadaan Tuhan dan mencoba memahami dunia melalui kacamata keberagaman ilmu pengetahuan. 

Namun, takdir berkata lain dan membawa dirinya kembali ke masjid sebuah tempat yang mana menjadi titik balik dalam kehidupan. Saat masa sulit di Kanada, ia sempat merasakan panggilan menuju kebenaran. Ketika berada di masjid, ia bertemu seorang syekh yang tulus menjawab rasa penasarannya. 

Sumber: Viva

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img