22.8 C
London
Sunday, July 21, 2024
HomeEconomyUsai Membawa Misi Kerjasama Ekonomi Syariah Indonesia-Jepang, Wapres

Usai Membawa Misi Kerjasama Ekonomi Syariah Indonesia-Jepang, Wapres

Date:

Related stories

Wapres sebut ekonomi syariah bukan demi kepentingan umat Islam semata

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan bahwa ekonomi dan...

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...
spot_imgspot_img

Kyoto, wapresri.go.id – Pemerintah bergerak cepat dalam upaya membumikan ekonomi syariah, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga ke manca negara. Hal ini dibuktikan dengan telah ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) antara Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Kyoto University terkait pembangunan Center for Islamic Area Studies, di Symposium Hall, Kyoto University, Kyoto, Jepang, Rabu (08/03/2023).

Usai menyaksikan penandatanganan LoI tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin didampingi Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dan seluruh delegasi yang menyertai, kembali ke tanah air, Kamis (09/03/2023).

Wapres dan rombongan dilepas oleh Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, Konsul Jenderal RI Osaka Diana Emilla Sari Sutikno, dan Atase Pertahanan RI di Tokyo Kol. (AF) Andi Bur Abadi. Menggunakan pesawat Garuda Airbus A330, Wapres lepas landas dari Bandara Kansai, Osaka, Jepang, pukul 10.30 Waktu Setempat, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Indonesia. Wapres diperkirakan tiba di Jakarta sekitar pukul 16.20 WIB.

Penandatanganan LoI antara KNEKS dan Kyoto University, menjadi gong dari seluruh rangkaian kegiatan Wapres selama lawatan ke Osaka dan Kyoto.

Sebelumnya, berbagai agenda terkait ekonomi syariah termasuk industri halal telah dilakukan Wapres selama lawatan di Negeri Sakura ini, di antaranya bertemu dengan Chairman Ezaki Glico, meresmikan Masjid Istiqlal Osaka (MIO) dan MIO halal market, dialog dengan pelaku usaha industri halal di Jepang, bertemu dengan Gubernur Kyoto, bertemu dengan President University, serta menyaksikan penandatanganan LoI antara KNEKS dan Kyoto University.

Sebagaimana yang disampaikan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, bahwa dalam setiap lawatan ke luar negeri, Wapres selalu mengangkat isu ekonomi dan keuangan syariah, termasuk membangun jaringan ekosistem halal.

“Wakil Presiden ini adalah tokoh yang dikenal secara nasional bahkan internasional sebagai tokoh yang menggagas tentang industri halal dan tokoh ekonomi syariah. Jadi dalam berbagai kesempatan Wapres sebagai tokoh yang dikenal di bidang itu, selalu dalam setiap kunjungannya ke berbagai negara digunakan untuk kepentingan jaringan hub halal dunia,” jelasnya usai pertemuan Wapres dengan Chairman Ezaki Glico, di Imperial Hotel, Osaka, Senin (06/03/2023).

Patut diketahui, Jepang bukanlah negara pertama yang dikunjungi Wapres dalam misi pengembangan ekonomi syariah. Sebelumnya, Wapres juga telah berkunjung ke Singapura, Persatuan Emirat Arab dan Mesir dengan membawa misi yang sama. Bahkan di negara Jepang sendiri, sebelum Osaka dan Kyoto, Wapres telah membangun jejaring ekonomi syariah di Tokyo, yakni ketika bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida pada saat menghadiri pemakaman PM Shinzo Abe beberapa waktu lalu.

Selain Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, mendampingi Wapres dalam lawatan ke Jepang ini, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, Staf Khusus Wapres Masykuri Abdillah, Masduki Baidlowi, dan Zumrotul Mukaffa,Tim Ahli Wapres Farhat Brachma, serta Plt. Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah Taufik Hidayat (SK/RJP-BPMI, Setwapres)

Sumber : Wapresri

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img