22.8 C
London
Sunday, July 21, 2024
HomeIndonesia4 Keutamaan Membaca Surah Al-'Ashr, Saling Menasihati dalam Kebenaran

4 Keutamaan Membaca Surah Al-‘Ashr, Saling Menasihati dalam Kebenaran

Date:

Related stories

Wapres sebut ekonomi syariah bukan demi kepentingan umat Islam semata

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan bahwa ekonomi dan...

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...
spot_imgspot_img


Al-‘Ashr sendiri artinya adalah “masa”. Surah yang terdiri atas tiga ayat ini termasuk dalam golongan surah makkiyah dan diturunkan setelah surah Al-Insyirah. Diberi nama surah Al-‘Ashr karena merujuk pada lafaz al-‘ashr yang terdapat pada ayat pertama.

وَالۡعَصۡرِۙ (1) اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ (2) اِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوۡا بِالۡحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوۡا بِالصَّبۡرِ (3)

Wal’ ashr. Innal insaana lafii khusr. Illal ladziina aamanu wa ‘amilus shaali haati watawaa shaubil haqqi wa tawaa shaubis shabr.

Artinya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS Al-‘Ashr: 1-3)

Surah ini berisi mengenai peringatan Allah SWT tentang golongan orang yang merugi, kecuali orang yang beramal saleh. Dengan kata lain, surah ini berisi ajakan untuk melakukan kebaikan dan bersabar agar tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi tersebut.

Keutamaan Membaca Surah Al-‘Ashr

1. Senantiasa melakukan amal saleh

Seperti dijelaskan sebelumnya, orang-orang mukmin menjadi pengecualian dari golongan manusia merugi sepanjang hidup. Oleh karena itu, hal ini menjadi sebuah catatan penting agar kita mengerjakan amal saleh sebagai bekal di akhirat kelak.

Perintah mengerjakan amal saleh dalam surah Al-‘Ashr dijelaskan juga dalam surah Al-Kahfi ayat 110 yang artinya:

“Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya”.

2. Mengajarkan pentingnya keimanan

Secara etimologi, beriman bisa diartikan sebagai percaya kepada Allah dengan sepenuh hati yang dibuktikan dengan perkataan dan perbuatan. Surah ini menekankan bahwa iman menjadi pondasi utama bagi umat Muslim. 

Ikrar iman paling dasar sebenarnya tertuang dalam rukun iman yang pertama, yakni membaca dua kalimat syahadat. Dalam Al-Qur’an surah Al-Hujurat ayat 15 dijelaskan bahwa, “Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itu orang-orang yang benar.”

3. Menasihati dalam kebenaran

Dalam surah ini, kita diajarkan untuk memiliki kepedulian terhadap sesama manusia dalam mencari kebenaran yang hakiki. Sebab, terkadang kita dikaburkan dengan yang mana kebenaran dan mana yang bukan. Seperti disebutkan dalam surah Al-Mu’minun ayat 70, kita terkadang menganggap kebenaran sebagai kekeliruan, dan sebaliknya.

4. Melatih kesabaran

Risalah menasihati dalam kesabaran yang terkandung dalam surah Al-‘Ashr adalah adanya ajaran nilai untuk bersabar dalam menjalani berbagai ujian yang diberikan oleh Allah SWT. Tidak hanya di mulut saja, makna sabar tersebut harus tertanam dalam jiwa.

Sumber: Liputan 6

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img