15.8 C
London
Friday, June 14, 2024
HomeGlobal News4 Alasan Mengapa Nabi Isa yang Diperintahkan Allah untuk Membunuh Dajjal Jelang...

4 Alasan Mengapa Nabi Isa yang Diperintahkan Allah untuk Membunuh Dajjal Jelang Kiamat

Date:

Related stories

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...

Luhut ajak publik ikut awasi ormas keagamaan kelola tambang

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan...
spot_imgspot_img


Nabi Isa merupakan salah satu nabi yang masih hidup hingga saat ini. Diketahui, ia akan kembali ke muka bumi sebelum kiamat tiba.

Nabi Isa juga membawa misi penting lainnya, yaitu untuk membunuh Dajjal. Dajjal adalah musuh paling nyata bagi umat muslim di akhir zaman.

Dajjal akan menyebarkan fitnah kemudian berusaha menyesatkan umat manusia agar jauh dari jalan Allah. Tipu dayanya amatlah dahsyat sehingga yang baik akan terlihat buruk dan begitupun sebaliknya.

Oleh sebab itu, banyak manusia yang terjebak dan tersesat pada jalan yang salah. Namun, Allah SWT telah memerintahkan Nabi Isa untuk membunuh Dajjal.

Nabi Isa akan turun ke bumi atas perintah Allah. Hanya saja, yang menjadi pertanyaan mengapa Nabi Isa yang dipilih untuk membunuh Dajjal?

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah 4 alasan mengapa Nabi Isa yang diperintahkan untuk membunuh dajjal:

1. Bukti bahwa Nabi Isa masih hidup

Bangsa Yahudi dan Nasrani percaya, bahwa Nabi Isa dibunuh dan disalib. Padahal sebenarnya Allah SWT yang mengangkat Nabi Isa ke langit, lalu menggantikan seseorang yang mirip dengannya untuk dibunuh dan disalib. Dalam alquran Allah SWT berfirman:

“Dan karena ucapan mereka (orang-orang Yahudi): Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah. Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka” (QS. An Nisa’: 157)

2. Menunjukkan kebenaran agama Islam

Dalam Injil jelas diterangkan bahwa Nabi Isa sangat memuliakan umat Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana dalam Al-Qur’an:

“Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil. Yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya. Kemudian tunas itu semakin kuat lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya” (QS. Al-Fath: 29)

Nabi Isa berdoa kepada Allah SWT, agar dijadikan dari umat terakhir pada zaman tersebut. Doa itu kemudian dikabulkan oleh Allah SWT. 

Itulah sebabnya, Nabi Isa diberikan umur yang panjang sampai beliau diturunkan ke bumi di akhir zaman nanti, untuk menerangkan bahwa agama Islam adalah ajaran yang murni.

3. Dekat dengan Nabi Muhammad SAW

Salah satu nabi yang memiliki kedekatan khusus dengan Nabi Muhammad adalah Nabi Isa.

“Aku adalah manusia yang paling dekat dengan Isa bin Maryam. Antara zaman kami berdua, tidak ada Nabi yang memisahkan”. (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Napas Nabi Isa tidak bisa tercium

Napas Nabi Isa tidak bisa tercium oleh para pengikut Dajjal. Nabi Isa pun akan mencari dan membunuh Dajjal. 

Disebutkan bahwa tempat Nabi Isa akan membunuh Dajjal menurut hadis riwayat Imam Muslim adalah di pintu gerbang kota Lud, Palestina.

Source: Liputan 6

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img