18.2 C
London
Friday, June 14, 2024
HomeEducationDialami Asnawi Mangkualam, Gimana Hukum Orang Islam Gak Sengaja Makan Babi?

Dialami Asnawi Mangkualam, Gimana Hukum Orang Islam Gak Sengaja Makan Babi?

Date:

Related stories

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...

Luhut ajak publik ikut awasi ormas keagamaan kelola tambang

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan...
spot_imgspot_img

Pengakuan mengejutkan disampaikan Asnawi Mangkualam saat berbincang dengan Roy Ricardo. Di mana pada saat itu Asnawi pernah makan babi, padahal dia seorang muslim.

Bukan sengaja, Asnawi Mangkualam makan babi karena tidak tahu. Asnawi yang kala itu baru tiba di Korea Selatan mendapat jatah makan karantina yang ternyata adalah daging babi.

“Pernah bang, sesampainya di sini langsung makan babi. Itu kan lagi karantina bang, terus disediain apa gitu, kayak pastel. Aku enggak tahu di dalamnya kalau babi,” kata Asnawi Mangkualam.

“Abis itu aku suruh pesan makan ke agen saya, tolong kirimin makanan, terus aku foto google translate gitu, nah ini babi, aku enggak makan babi,” lanjutnya lagi.

Kalau sudah begini, bagaimana hukumnya dalam Islam?

Melansir NU Online, jika mengalami kondisi seperti Asnawi yang tidak sengaja mengonsumsi daging babi karena tidak tahu maka hukumnya tidak mengakibatkan dosa. Tapi kita harus mensucikan diri setelah makan daging babi.

Diketahui ada cara khusus untuk mensucikan diri setelah mengonsumsi daging babi, yaitu dengan membasuh mulut tujuh kali yang salah satunya dicampur dengan debu.

Dalam Islam, mengonsumsi daging babi memang dilarang karena salah satu makanan haram alias non-halal. “Atau daging babi, karena sungguh babi itu haram najis (dan haram dikonsumsi),” bunyi ayat Al-An’am. (Fajar Ramadhan)

Sumber: Suara

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img