2 C
London
Monday, March 4, 2024
HomeAsiaHukum Memiliki Khodam dalam Islam, Bolehkah?

Hukum Memiliki Khodam dalam Islam, Bolehkah?

Date:

Related stories

Prabowo-Gibran Unggul Telak, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Disarankan Legowo, Sulit Buktikan Kecurangan TSM

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs...

4 Alasan Mengapa Nabi Isa yang Diperintahkan Allah untuk Membunuh Dajjal Jelang Kiamat

Nabi Isa merupakan salah satu nabi yang masih hidup hingga...

Apa yang Dimaksud dengan Masyarakat Islam yang Sebenar-benarnya?

Muhammadiyah memiliki visi yaitu terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya....

Bingung Doa Tak Kunjung Dikabulkan? Yuk Cek Rahasia Ini

Berdoa merupakan bagian penting dari sisi kehidupan manusia yang biasanya melibatkan meminta kebahagiaan,...

Makna Kesetaraan Gender dalam Kajian Islam

Kajian tentang gender berkembang pesat tidak hanya di kalangan...
spot_imgspot_img


Pernah dengar tentang khodam? Istilah ini biasanya identik dengan makhluk halus dan segala sesuatu yang berhubungan dengan alam ghaib.

Menurut buku Misteri Khodam yang ditulis oleh Nur Prabawa Wijaya, khodam adalah sebuah tradisi di Jawa yang dianggap sebagai makhluk dengan tugas membantu manusia dalam urusan tertentu. umumnya, khodam sering dikaitkan dengan hal-hal yang mistis.

Mengutip dari Makna Ayat-Ayat Al-Quran dalam Fenomena Penyembuhan Kesurupan susunan Farid Hasan, khodam juga disebut sebagai kekuatan suci yang bersumber dari illahi. Dengan demikian, khodam berbeda dengan ilmu hitam karena justru kebalikannya.

Khodam bukanlah roh binatang atau biasa disebut animal spirit, bukan juga kekuatan sihir atau ilmu-ilmu dukun. Hukum memiliki khodam dalam Islam sendiri diperbolehkan apabila pelakunya disiplin syariat (mustasyarri) serta mantra yang dibaca tidak bertentangan dengan syariat.

Namun, khodam yang diperbolehkan dalam Islam haruslah baik dan tidak menimbulkan dharar yaitu perbuatan yang merugikan diri sendiri. Maksudnya, khodam tersebut tidak memiliki manfaat yang sebanding termasuk menghilangkan kesadaran sebagaimana dijelaskan di dalam buku Tanya Jawab Keagamaan susunan Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah KTB.

Jelas siapa pun orang yang mau hidup di dunia dalam kebaikan hanyalah dialah yang bisa mengubah dirinya. Hanya dialah yang bisa menolong dirinya, dan dialah yang bisa menjadikan dirinya mau beriman, atau bertakwa pada Allah SWT dekat daripada Allah tergantung orang tersebut.

Sumber : Detik

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img