18.1 C
London
Monday, June 17, 2024
HomeEconomyBSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

BSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

Date:

Related stories

Wapres sebut ekonomi syariah bukan demi kepentingan umat Islam semata

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan bahwa ekonomi dan...

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...
spot_imgspot_img

Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan gabungan tiga bank BUMN Syariah terbesar di Indonesia terus memberi kontribusi dalam pengembangan ekosistem syariah di Indonesia. BSI sebagai bank terbesar yang dikelola berdasarkan prinsip syariah, menjadi pioneer dalam menyediakan produk dan layanan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

Di antaranya, melarang riba (bunga), gharar (ketidakpastian), maysir (perjudian), dan praktik-praktik ekonomi terlarang lainnya. BSI menawarkan alternatif produk dan layanan yang sah dan sesuai ajaran Islam, seperti pembiayaan berbasis bagi hasil (profit-sharing), jual beli dengan pembiayaan (murabahah), dan investasi syariah.

Research Stakeholder Manager Bank Syariah Indonesia Yodi Izharvan menjelaskan, ekosistem ekonomi syariah sangat luas, sama seperti ekosistem ekonomi lainnya. Yakni menyangkut sektor rill (indutri halal), sektor keuangan, dan komunitas islam. “Menariknya di sektor keuangan, kita tidak hanya berfokus pada profit (komersial) tetapi juga sosial melalui instrumen zakat infaq, sedekah wakaf (ZISwaf),” tambahnya.

Selain itu, ekosistem syariah di Indonesia juga memiliki potensi yang sangat besar karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia. ”Ada komunitas Islam yang menjadi power kita. Indonesia memiliki potensi implementasi ekonomi syariah yang luas melalui keberadaan masjid dan pesantren yang banyak mendorong inklusi keuangan,” tegas Yodi.

Selain ZISWaf, BSI juga masuk pembiayaan ke sekolah islam, pesantren, masjid dan juga tentunya ada pembiayaan haji. Untuk pencapaian tahun lalu BSI menyalurkan zakat sebesar Rp 173 miliar yang terdiri dari zakat perusahaan dan zakat karyawan.

BSI juga memberi dukungan bagi ekosistem syariah melalui digitalisasi layanan, terbukti user register BSI mobile meningkat 37 persen yoy dan 97 persen transaksi BSI melalui e-channel. Sedangkan transaksi kumulatif BSI mobile per maret 2023 sudah mencapai 86,40 juta dan menyumbang fee-based income (FBI) sebesar Rp 64 miliar.

“Alasannya tentu karena semua sudah bergeser ke digital. Di BSI sendiri, transaksi non e-channel atau masih datang ke cabang pertumbuhan transaksinya 3 persen sedangkan lewat e-channel sebesar 97 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Semarang Ficko Hardo Wiseto mengatakan BSI terus berperan dalam meningkatkan literasi syariah.”Yang membedakan bank syariah dengan bank lain adalah kami menghimpun dana halal dan menyalurkannya ke sektor yang halal. Jadi kami sangat concern untuk literasi hal tersebut,” jelas Ficko. 

Sumber : JawaPost.com

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img