22.8 C
London
Sunday, July 21, 2024
HomeAsiaIndonesia Percepat Transisi Energi Melalui Kerja Sama Multilateral

Indonesia Percepat Transisi Energi Melalui Kerja Sama Multilateral

Date:

Related stories

Wapres sebut ekonomi syariah bukan demi kepentingan umat Islam semata

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan bahwa ekonomi dan...

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...
spot_imgspot_img

Indonesia bersama 14 lembaga internasional termasuk filantropi menandatangani nota kesepahaman untuk mempercepat transisi energi.

Peluncuran ETM

Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform, sebuah bentuk koordinasi utama dan penggerak untuk mendorong transisi yang adil dan terjangkau di Indonesia untuk sektor energi, Senin (14/11).

Kerja sama Indonesia bersama 14 lembaga internasional ini membuat Indonesia sebagai negara terdepan menyiapkan energi bersih yang terjangkau secara global. Langkah transisi energi diyakini akan mengurangi sekitar 50 juta ton emisi karbon pada 2030, atau 160 juta ton pada 2040. Kerja sama multilateral ini diantaranya melibatkan Asian Development Bank (ADB), Islamic Development Bank (IDB), World Bank, HSBC Standard dan yang lainnya.

Tujuannya, ETM platform ini berguna untuk menunjukkan kesiapan Indonesia mengatalisasi sumber daya keuangan yang besar pada sektor energi yang dapat diandalkan dan terjangkau. Upaya ini akan dilakukan sejalan dengan menjaga pertumbuhan ekonomi.

Percepat Pengendalian Perubahan Iklim

Tekanan terhadap perekonomian akibat musibah alam yang disebabkan oleh perubahan iklim semakin sering dan tidak dapat diprediksi. Melalui platform ETM, Indonesia dapat mempercepat ambisi pengendalian perubahan iklim dengan tepat waktu dan transisinya ke energi terbarukan.

Pemerintah telah mengajukan proposal baru nationally determined contribution (NDC), yang diajukan kepada PBB, mengurangi emisi karbon hingga 32% atau setara 912 juta ton CO2 pada 2030. Target ini naik dari angka sebelumnya sebesar 29%.

Langkah utama untuk mempercepat transisi energi ini dapat dilakukan dengan inisiasi pensiun dini penggunaan batu bara atau mengajukan ulang pendirian pembangkit tenaganya. Tentu saja hal tersebut tidak mudah dan membutuhkan investasi yang besar.

Sumber: Indonesia Baik

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img