18.1 C
London
Monday, June 17, 2024
HomeAsiaRedam Konflik Agama, Kemenag Gandeng Unicef Gelar Dialog Nasional Bertajuk “Media, Politik,...

Redam Konflik Agama, Kemenag Gandeng Unicef Gelar Dialog Nasional Bertajuk “Media, Politik, dan Konflik Keagamaan”

Date:

Related stories

Wapres sebut ekonomi syariah bukan demi kepentingan umat Islam semata

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan bahwa ekonomi dan...

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...
spot_imgspot_img

Kakanwil Kemenag Prov. Jateng Musta’in Ahmad hadir dalam Dialog Nasional dalam rangkaian acara Islami Fest 2023 yang digelar di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, Jumat (9/6). Kementerian Agama RI menggandeng Islami.co dan Unicef untuk mnyelenggarakan kegiatan tersebut. Bertajuk “Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan: Politik, Media dan Konflik Keagamaan”, kegiatan ini digelar mengingat peranan penting media dalam masalah sosial, terutama konflik berbasis keagamaan yang kerap terjadi di Indonesia.

“Dialog-dialog seperti ini dapat kita masifkan hingga tingkat kabupaten/kota, karena dengan ada kegiatan ini kita dapat bersama merumuskan jawaban bagaimana meredam konflik keagamaan yang memepengaruhi kehidupan kita berbangsa dan bernegara,” tutur Kakanwil.

“Akan menjadi bermanfaat juga bagi para kawan-kawan media dan wartawan untuk kokoh mendirikan perannya saat menghadapi konflik. Dalam hal ini adalah konflik politik dan keagamaan. Kita semua ingin bahwa media-media di Indonesia dapat selalu independent untuk memotret konflik dalam perspektif jurnalis” imbuhnya.

Dialog ini juga berguna untuk mengamati sejauh mana konflik dapat mempengaruhi lini masa pemberitaan sekaligus persepsi publik terhadap konflik itu sendiri.

Adapun Dialog Nasional acara ini berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai hari Jumat (9/5) pukul 19.30-21.30 WIB yang membincangkan politik, media, dan konflik keagamaan, serta bagaimana ruang redaksi bekerja. Sedangkan sesi kedua dimulai Sabtu (10/5) pagi pukul 09.00 WIB s/d selesai yang mendiskusikan soal bagaimana media bekerja dalam kondisi konflik, serta kerja-kerja media dalam memotret konflik berbasis keagamaan di Indonesia.

Untuk membahas berbagai topik tersebut, hadir berbagai narasumber dari media-media arus utama di Indonesia, di antaranya Hermien Y. Kleden dari Tempo, Zaki Amrullah dari BTV, M. Alvin Nur Choironi dari islami.co, Citra Dyah Prastuti dari KBR, Heyder Affan dari BBC, Nashih Nashrullah dari Republika, dan Mustakim dari Kompas TV, serta dari Kementerian Agama juga hadir Dedi Slamet Riyadi (Kasubdit Bina Paham) dan Dr. H. Adib, MA (Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam). (ps/rf)

Sumber: Jateng

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img