6.2 C
London
Saturday, April 20, 2024
HomeAsiaUIN Jakarta Tuan Rumah Final Olimpiade Agama, Sains dan Riset PTKI

UIN Jakarta Tuan Rumah Final Olimpiade Agama, Sains dan Riset PTKI

Date:

Related stories

10 Kerajaan Islam Tertua di RI, Ada yang Dekat dengan Selat Muria

Jakarta, CNBC Indonesia- Kerajaan Islam pernah menguasai Nusantara dan...

Film Kiblat Arahan Sutradara Bobby Prasetyo Memicu Kontroversi, Begini Sepak Terjangnya di Dunia Perfilman

Kontroversi film Kiblat arahan sutradara Bobby Prasetyo masih hangat dibicarakan oleh banyak orang...

Prabowo-Gibran Unggul Telak, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Disarankan Legowo, Sulit Buktikan Kecurangan TSM

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs...

4 Alasan Mengapa Nabi Isa yang Diperintahkan Allah untuk Membunuh Dajjal Jelang Kiamat

Nabi Isa merupakan salah satu nabi yang masih hidup hingga...

Apa yang Dimaksud dengan Masyarakat Islam yang Sebenar-benarnya?

Muhammadiyah memiliki visi yaitu terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya....
spot_imgspot_img

Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta akan menjadi tuan rumah Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) PTKI II se-Indonesia tahun 2023. Babak final digelar secara luring, 14 – 17 Juni 2023.

Sebelumnya, telah digelar babak penyisihan via daring pada 22-26 Mei 2023. “Kegiatan OASE ini merupakan kali kedua yang kita selenggarakan. Untuk itu, kesuksesan semua hal dalam penyelenggaraan agar dapat benar-benar dimaksimalkan,” terang Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Ahmad Zainul Hamdi saat menyampaikan arahan dalam Koordinasi Persiapan OASE PTKI II di Tangerang, Kamis (8/6/2023).

“Artinya, mulai dari awal pelaksanaan, pembukaan, hingga penutupan dan pengumuman pemenang, semuanya harus dikoordinasikan dengan baik. Sehingga, semua terlaksana dengan hasil “perfect” (sempurna) dan “zero mistakes” (tanpa kesalahan). Sedikit kesalahan masih bisa ditolerir dan dimaklumi,” ungkap Prof. Inung, sapaan akrabnya.

Untuk perbaikan ke depan, Inung menggagas pembentukan Komite OASE. Dia berharap, keberadaan Komite akan dapat menangani OASE dengan lebih baik dan lebih fokus. Sehingga, pelaksananya tidak amatir dan temporer serta memiliki struktur yang ditetapkan melalui sebuah Surat Keputusan (SK).

“Kita juga akan bersinergi dengan Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai asosiasi yang melakukan penilaian,” ungkap Prof. Inung.

123 Hal senada disampaikan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Sarana Prasana dan Kemahasiswaan, Zulpan Syarif Supriadi Hasibuan. Menurutnya, sebelum hari pelaksanaan OASE PTKI II, pihaknya akan memastikan segala hal berjalan dengan baik. “Itu guna meminimalisir hal yang tidak kita harapkan dan memitigasi resiko untuk menghasilkan solusi terbaik,” ujarnya.

Zulfan mengakui adanya ketidakpuasan beberapa pihak terkait hasil pengumuman babak final. Ia menilai itu sebagai hal biasa dalam sebuah kompetisi. Pihaknya memastikan semua sudah berjalan sesuai Juklak dan Juknis yang ditetapkan.

“Kritik dan saran yang disampaikan baik secara langsung ataupun melalui media sosial, kita berterima kasih dan menjadi motivasi kita untuk menjadi semakin lebih baik dalam hal penyelenggaraan OASE ke depan,” tutur Zulfan.

Mewakili tuan rumah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta Ali Munhanif yang juga ketua panitia menilai penyelenggaraan OASE PTKI II ssudah berjalan dengan baik mulai dari pendaftaran hingga babak final. “Kesuksesan suatu even akan sangat dinilai dan terlihat saat gelaran grand final. Dengan bantuan semua pihak kita bersama mengupayakan yang terbaik,” ungkapnya.

Sumber: Kemenag

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img