22.8 C
London
Sunday, July 21, 2024
HomeAsiaKCIC Pastikan Kereta Cepat Pakai Teknologi Canggih China

KCIC Pastikan Kereta Cepat Pakai Teknologi Canggih China

Date:

Related stories

Wapres sebut ekonomi syariah bukan demi kepentingan umat Islam semata

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan bahwa ekonomi dan...

Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam, Ini Tujuan dan Besaran Biayanya

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah...

Menag Minta Tambahan Anggaran untuk Rumah Ibadah di IKN

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp...

Kota Mojokerto Raih Terbaik 1 Kategori Penegakan Hukum dalam Penyuluh Agama Islam Award tingkat Jatim

Satu lagi sosok inspiratif dan berprestasi dari Kota Mojokerto,...

Catat, Ini Dokumen yang Harus Dimiliki Jemaah untuk Wukuf di Arafah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah...
spot_imgspot_img

Kereta Cepat Jakarta Bandung mampu melesat dengan kecepatan 420 km per jam

Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan menjadi tonggak modernisasi transportasi perkeretaapian di Indonesia dengan menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan waktu tempuh 36 menit. Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan teknologi yang digunakan KCJB menggunakan fitur kereta cepat Cina yang sangat canggih, teruji, dan berkelas dunia.

“Ini diantaranya jalur lintasan yang berstandar internasional yang disesuaikan dengan kondisi geologis Indonesia,” kata Dwiyana dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (16/11/2022).

Kereta Cepat Jakarta-Bandung menggunakan sistem kontrol kereta Chinese Train Control System Level 3 (CTCS-3) dan fitur cabin noise mampu meredam getaran dan kebisingan secara optimal walau dalam laju sangat cepat. KCJB juga mampu melesat dengan kecepatan 420 km per jam dan kecepatan operasional 350 km per jam.

Uji coba operasional dengan kereta inspeksi juga sudah dilakukan hari ini (16/11/2022). Dwiyana mengatakan kereta inspeksi KCJB dirancang untuk mampu mendeteksi kondisi lintasan, kelistrikan, komunikasi, persinyalan, dan respons dinamis kereta.

“Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan jelang pengoperasian KCJB pada pertengahan 2023, juga memperlihatkan fitur-fitur unggul kereta penumpang KCJB yang dilengkapi teknologi canggih,” jelas Dwiyana.

Dwiyana memastikan Kereta penumpang yang nyaman, modern, lebih luas, dan ramah difabel tersebut sarat unsur keindonesiaan. Kereta dibuat dengan desain kepala kereta terinspirasi dari kepala komodo dan lapisan kursi penumpang menggunakan motif batik mega mendung khas Jawa Barat.

Kapasitas penumpang KCJB dalam sekali perjalanan mencapai lebih dari 600 penumpang. Kereta tersebut nanyinya akan dioperasikan dengan menyediakan kelas VIP, first class, dan second class.

Dwiyana menambahkan, sejauh ini proyek KCJB berhasil merampungkan sejumlah pencapaian sejak pembangunan berskala penuh dimulai pada Juni 2018. Seluruh konstruksi layang, jembatan, dan terowongan telah selesai.

Dia menuturkan, pemasangan rel di jalur utama dari arah Bandung menuju Jakarta masih berlangsung. Berbagai persiapan jelang operasional pun berjalan tanpa hambatan.

“Berkat dukungan semua pihak, para kontraktor, pemerintah pusat dan daerah, investor, dan tentunya masyarakat Indonesia, KCJB sudah mencapai berbagai milestone penting,” ucap Dwiyana.

Sumber: Republika

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img